Medium Preventia
Melalui Medium Preventia, para alumni FKM UI dapat menyampaikan pemikiran, analisis, serta pengalaman reflektif dalam bahasa yang komunikatif dan mudah dipahami. Publikasi ini diharapkan menjadi jembatan antara pengetahuan akademik dan praktik lapangan, sekaligus memperkuat posisi kesehatan masyarakat dalam percakapan publik nasional.

Cerita di Balik Angka: Bagaimana Data Kesehatan Bisa Menyentuh Masyarakat
Setiap kali hasil survei kesehatan keluar, saya selalu terpikir satu hal: bagaimana caranya agar angka-angka itu bisa bicara lebih hangat kepada masyarakat. Di balik setiap persentase perilaku merokok, rendahnya cuci

Pengaruh Kecanduan Belanja Online Terhadap Terjadinya Depresi pada Pekerja
Belanja daring (online) telah menjadi masalah perilaku yang signifikan di era digital, ditandai dengan pembelian berlebihan, kurangnya kontrol diri, serta dampak negatif secara finansial dan psikologis. Prevalensi perilaku ini di

Krisis Iklim yang Menyesakkan Nafas
Krisis iklim bukan lagi isu yang hanya menghias diskusi global atau jargon kebijakan internasional. Ujung-ujungnya, perubahan iklim menerpa warga Indonesia secara nyata, terutama melalui aspek paling mendasar dalam kehidupan: kesehatan.

Ketika Meja Rapat Gagal Membaca Denyut Lapangan
Sering kali, para pembuat program merasa sudah “melakukan yang terbaik”. Di atas kertas, rencana kerja tampak rapi, indikator kinerja disusun presisi, dan logframe terlihat begitu menjanjikan. Di ruang rapat ber-AC,

Absennya Kesmas dalam Wacana Publik
Coba perhatikan berita kesehatan di televisi, koran, atau media online. Begitu isu stunting mencuat, pandemi merebak, atau defisit BPJS jadi topik hangat, yang muncul hampir selalu dokter spesialis, ekonom, atau

Kesehatan adalah Urusan Politik: Ottawa Charter dan Tantangan Kita Hari Ini
Komitmen para akademisi dan praktisi kesehatan terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat seringkali terjebak dalam ruang-ruang diskusi akademik yang elitis. Kita dengan serius membedah data, menulis artikel ilmiah, merancang intervensi berbasis